Kamis, 16 Februari 2012

Pianist "Movie KBS"

Pianist(KBS movie favorit)



드라마 스페셜 - 피아니스트
Directed by : Moon Joon-ha (문준하)
Screenplay by : Park Eun-yeong-I (박은영)
Cast Han Ji-hye (한지혜), Minho (민호), Choi Philip (최필립),...


"Sinopsis Part 1"
 
 
Cerita dimulai dari perjalanan paman dan Oh Jero yang mengendarai pick up mengangkut sebuah piano. Jero bekerja sebagai teknisi piano. pamannya bertanya, dia jatuh cinta padaku 'kan? Aku merasakan perasaan yang begitu kuat. Apa kau tahu sesuatu tentang wanita?. Jero jawab, Paman, apa kau begitu menyukai wanita?. Ada sesuatu tentang mereka, ya, Aku hidup untuk mengencani mereka, sahut Paman. Jero hanya tertawa dan pamannya minta dibelikan rokok.
Mereka mampir di sebuah kedai untuk membeli rokok. Jero yang sedang makan es krim, tiba-tiba saja ditabrak oleh seorang wanita, recehannya pun jatuh. wanita itu membeli sepasang stocking dan masuk ke bagian belakang kedai untuk memakainya. Jero yang sedang mengambil uang recehannya yang jatuh, tak sengaja melihat wanita yang sedang memakai stocking itu. Ia terpana(melongo maksudnya).

Wanita itu merasa dilihatin, trus melihat Jero dan bergegas keluar dari kedai. Jero pun segera keluar, kembali ke mobilnya. Pamannya nanya, mana rokoknya? Jero diam saja, trus Pamannya berteriak minta rokok.

Wanita tadi sepanjang jalan berlari untuk segera sampai di sekolah. Wanita itu bernama Yoon Insa. Ia menunggu lampu merah mau menyeberang jalan. Tanpa disadarinya, Jero juga lewat situ, berhenti karena lampu merah dan masih berkutat dengan pamannya yang minta rokok.


Di sekolah, Insa sedang berjalan bersama wakasek. Wakasek itu bilang kalo kontrak Insa di sekolah itu akan segera berakhir dan tak pasti diperbarui lagi. Ia juga bilang kenapa Insa membuat para orang tua wali komplain. Insa pun hanya menjawab ya dan ya. Wakasek melanjutkan, akhir-akhir ini banyak anak-anak yang tidak mengambil sampah mereka di koridor. Wakasek pun harus mengambil sampah-sampah tersebut, dan wakasek tampak kesakitan saat membungkuk ngambil sampah. melihat hal itu, Insa menawarkan diri untuk mengambili sampah-sampah di koridor. Ada anak-anak yang melihatnya terus menyapanya. Tiba-tiba ponselnya berdering, dan Jung Woo pacarnya menelepon.

Insa dan pacarnya dinner di sebuah resto. Jung woo bilang kalo pemilik resto begitu menyukai piano. Insa bilang, aku tahu, impianku adalah menjadi seorang pianist. Jung Woo nanya kenapa kamu menyerah?. Kau tahu, aku tak berbakat dan tak punya uang. Jung woo bilang, akan menarik jika Insa bisa mulai belajar dan yakin kalo dia akan berhasil. Lalu kenapa tidak dicoba?. Insa bilang sudah terlambat, tahun depan dia akan berusia 30 tahun.

Jung woo menarik keluar sebuah kotak kecil dan memberikannya pada Insa. Ia meminta ma'af pada Insa bahwa dia tidak bisa menemaninya saat ulang tahun Insa. Insa mengambil kotak itu dan sedikit berharap itu cincin (sepertinya, kalo ngeliat ekspresinya). Begitu dibuka, jeng jeng, ternyata isinya anting. Insa sedikit kecewa.Di mobil, Jung woo bilang kalo dia gak bisa nganter Insa pulang karena dapat telefon dari RS. Insa bilang tak apa. Jung woo bilang kalo dia akan ada di Boston selama satu bulan untuk melaksanakan penelitian dengan profesor Park. Insa mengerti lalu keluar dari mobil. kemudian dia balik masuk lagi dan tanya ke Jung Woo, bagaimana dengan hubungan mereka? ia menegaskan tentang pernikahan.

Jung woo bilang untuk bersabar sebentar. Dia bilang kalo ortunya merancang sebuah perjodohan untuknya dengan seorang dokter dan sepertinya dia tak bisa menolak. Dia meminta Insa agar memahami situasinya tapi dia yakin ortunya akansegera menyerah. Insa bilang menyerah? Aku seperti perampok. Kenapa aku harus mengharapkanmu dan orang tuamu? ayo kita akhiri saja. Kita putus. Lalu Insa keluar dari mobil dan jungwoo mengejarnya.

Jung woo bilang kita sudah pacaran 5 tahun. Masa-masa kita bersama selama ini apa tak berharga bagimu. Insa bilang tidak begitu berharga, menunggumu, aku seperti idiot, begitu bodoh dan buang-buang waktu. Jung woo bilang kau pikir ini tak berat bagiku, baiklah kita putus, dan segera kembali ke mobil, pergi. Insa yang jalan kaki sadar kalo tasnya masih di mobil Jung woo. Terus dia teriak-teriak biar Jung woo berhenti sampai ngelempar kedua sepatunya ke mobil Jung woo. Jung woo trus jalan tak menggubrisnya. Insa nangis sambil teriak-teriak dan makin nagis lagi pas liat sepatunya dilindes pick up.

Sopir pick up turun, dan itu adalah Jero. Dia memberi tumpangan pada Insa yang gak pake sepatu. Di mobil, Insa menelepon seseorang mengabarkan kalo dia ada di mobil Jero dan bilang kalo terjadi sesuatu pada dirinya, segera telefon polisi. Insa nanya ke Jero, apa dia teknisi piano?. Jero bilang ya. Jero bingung di mobil, dan akhirnya nyetel radio. Terdengar suara yang begitu sedih, jadi dia matikan radionya. Insa menghidupkan lagi radionya dan mendengarkan sambil meratapi nasibnya.

Begitu sampai di depan rumah, jJero mengambil sesuatu didasbor depan Insa. Insa sedikit kaget, mengira Jero ngapain. Ternyata Jero ngambil kain dan staples, lalu membuatkan sepatu untuk Insa. Insa bilang sepatunya bagus dan berterimakasih. Terima kasih, serona piano-ssi. Jero melihat Insa pergi.
 
 " Pianist PArt 2"
Seusai mengantar Insa, Jero segera pergi ke sebuah tempat yang memanggilnya untuk memperbaiki piano. Ternyata tempat itu adalah resto dimana Insa dan Jung woo dinner bareng. Manajer resto mendatangi Jero dan tanya kenapa terlambat?. Jero mengatakan ada sesuatu yang harus diselesaikannya tadi. manajer melanjutkan bahwa pianonya tidak beres dan pianist mereka hanya mempercayai Jero untuk memperbaikinya. Lalu ia bilang harus pergi karena mau makan dengan anaknya. Jero mengerti dan setelah manajer pergi ia mulai memperbaiki piano.
Setelah selesai, Jero memandang ke sekelilingnya, ternyata tidak ada orang. Ia pun memainkan piano tersebut dan hasilnya benar-benar daebak. Kelihatan kalo dia sungguh mahir main Piano.
Di rumah, saat Jero sedang memperbaiki piano, pamannya datang. Pamannya bilang sebagai anak sma yang dropped out di tahun keduanya, kupikir kau perlu menjalani student day untuk belajar bagaimana mengencani seorang gadis.

Anak sma berkencan di kampus. Kau sudah berusia 21 tahun. Bagaimana bisa kau jadi begini?. Jero menjawab, Kampus? itu hanyalah halaman sekolah saja. Pamannya jawab kalo kampus atau halaman sekolah sama saja artinya. Hidupmu akan berjalan mulus tanpa ayahmu. Jero hanya bilang, lagi. Paman melanjutkan, kau akan lulus sma seperti yang lainnya, siapa tahu kau bisa kuliah. Lalu paman meminta Jero untuk memainkan pianonya, yang bagian Jang Yoonjung. melihat Jero tidak menggubrisnya, Paman bilang kalo lebih baik dia memukul balok untuk menari, lalu pergi.

Setelah paman pergi, Jero mendapat telefon dari Insa untuk datang ke sekolah tempat Insa mengajar. Insa memintanya untuk memperbaiki piano dan tanya kapan kira-kira selesainya. Jero bilang mungkin besok. Lalu, salah satu murid Insa masuk, dan mereka pun mulai berlatih. Anak tersebut beberapa kali membuat kesalahan dan bilang pada Insa kenapa tidak menyadari kesalahan yang dibuatnya. Ia juga bilang kalo Insa bukan guru yang baik. Insa bilang karena terlalu banyak kesalahan yang dibuat anak itu, ia tidak bisa menegurnya terus-terusan. akhirnya Insa menyudahi latihan mereka hari itu.

Keesokannya, Jero sedang bersiap-siap mau pergi ke sekolah. Pamannya bilang dulu saat sekolah, Jero gak pernah berangkat sekolah, tapi sekarang Jero malah tiap hari pergi ke sekolah. Dia juga tanya ada apa dengan rambut Jero. Rambut Jero klimis soalnya. Jero merapikan rambutnya.

Di sekolah, Jero melihat Insa sedang ditegur oleh wakasek. wakasek bilang apa Insa mau dipecat?Mengajar tanpa perencanaan? Insa menjawab kalo muridnya belum cukup baik untuk latihan Czerny 40. Wakasek malah bilang, kalo murid-murid sudah belajar selama dua tahun masa belum bisa, itu artinya kesalahan gurunya. Ini akan jadi evaluasi bagimu, kata wakasek dan pergi.
Anak yang kemarin berlatih lagi dan membuka buku musiknya dibagian chopin. Insa bilang kalo dia tidak bisa melakukannya. Anak itu jawab, bukan dia yang akan memainkannya melainkan Insa. Ia juga mengatakan bahwa ia akan merekam permainan piano Insa karena ibunya ingin tahu seberapa bagus permainan piano Insa. Insa tertohok. kemudian Insa bilang kalo seorang pianist juga perlu berlatih. Anak itu memandangnya untuk menegaskan bahwa Insa harus memainkannya. Insa pun memainkannya. Namun hasilnya tidak bagus. Anak itu bilang kalo dia akan keluar kelas, karena mungkin Insa tidak bisa melakukannya dengan baik karena ada orang melihatnya.


Insa tertohok. kemudian Insa bilang kalo seorang pianist juga perlu berlatih. Anak itu memandangnya untuk menegaskan bahwa Insa harus memainkannya. Insa pun memainkannya. Namun hasilnya tidak bagus. Anak itu bilang kalo dia akan keluar kelas, karena mungkin Insa tidak bisa melakukannya dengan baik karena ada orang melihatnya.Di luar anak itu menguping di balik pintu bersama seorang temannya. Temannya bilang kalo Insa gak bakal bisa memainkannya. Di dalam kelas, Jero melihat Insa, dan memainkan piano menggantikan Insa dengan menakjubkan. Insa pun takjub. Kedua anak yang diluar pun bilang daebak, bahkan semua guru yang sedang berada di kelas samping pun ikut takjub mendengar permainan piano tersebut. mereka semua berkumpul di depan pintu. begitu suara piano tidak terdengar lagi, mereka membuka pintu dan melihat Insa sedang duduk di depan piano, seakan Insa-lah yang memainkannya. tanpa sepengetahuan mereka, ternyata Jero yang sebenarnya memainkan piano itu sedang jongkok di bawah piano. hahaha. Nice boy. "Pianist Part 3"

Setelah Jero memainkan piano dan membuat semua siswa dan guru terpesona, ia dan Insa keluar. di luar Insa memperkenalkan dirinya dan bertanya apa Jero belajar piano dan menyukai chopin. insa mengatakan bahwa chopin-lah yang membuatnya ingin belajar piano. Jero bilang kalo dia main piano hanya untuk kesenangan saja. Insa lalu bilang bahawa Jaro beruntung karena dia adalah salah seorang yang punya bakat dalam piano. Mungkin hanya Insa-lah yang tidak berbakat. lalu Insa tanya, apa Jeri bisa memperbaiki piano yang sudah sangat tua?

Insa sedang merapikan rumahnya, dan bel berbunyi, ternyata Jero yang datang untuk melihat piano tua Insa. saat menekan salah satu tuts, ada tuts yang tidak bunyi. Insa tanya apa jero nggak bisa memperbaikinya? Jero bilang kalo dia akan mencobanya. Di bengkel piano, paman Jero bilang selama 20 tahun dia jadi tukang service piano di Incheon, belum pernah dia melihat piano serusak itu. Jeri bilang kalo mereka bisa memperbaikinya dengan mengganti beberapa bagian. Pamannya hanya menganga dan bilang kalo Jero bukan memperbaiki piano tapi membuat piano.

Insa mendapat pesan dari agen asuransi yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya. setelah itu, ponselnya kembali berdering. Jero menelfonnya dan dengan sedikit ragu, mengajak Insa makan Jajangmyeon. Jero setengah berharap Insa menolaknya, namun Insa menerima tawarannya. Di kedai, Jero makan dengan lahap (kayak orang kelaparan), Insa memandanginya lalu bilang kalo ada sesuatu di pipi Jero (cemot), Jero tak berhasil menghapusnya, lalu Insa membantu membersihkannya dengan tisu. Jero megangin pipi yang tadi dibersihkan.

Setelah itu mereka jalan-jalan. Insa tanya berapa usia Jero. Jero bilang usianya 25 dan Insa bilang kalo usianya 26. Jero lalu bilang kalo sebenarnya usia juga 26 karena orang tuanya salah mendaftarkan tanggal lahirnya. Insa lalu cerita kalo dia ingin menjadi seorang pianist. namun, gadis miskin sepertinya tidak akan mungkin mendapat kesempatan itu. akhirnya dia memutuskan untuk menjadi guru yang baik. ia juga bilang kalo dia bukan pegawai tetap dan tanya apa yang Jero cita-citakan. Jero hanya ingin hidup tidak seperti ayahnya. Insa lalu bilang kalo harini dia berulang tahun.

Jero mengajak Insa ke gudang, disana ada piano. Jero memainkannya dan itu adalah hadiah ulang tahun untuk Insa darinya. setelah memainkannya, Jero bilang kalo Insa adalah orang pertama yang mendengarnya main piano. Insa ternyata menangis terharu. saat ditanya kenapa sama Jero, insa tidak mengatakan apa-apa, lalu Jero menciumnya. Insa pun bilang kalo sebenarnya usianya bukan 26, dan jero pun mengaku kalo sebenarnya usianya bukan 25.

lalu mereka pulang dengan perasaan lebih bahagia. saat mau tidur Jero teringat-ingat sama kejadian tadi. haha.








Sinopsis Real school

Episode 1


Jika kita pergi ke Afrika dan semua tanda-tanda itu di korea, apa yang akan rasanya? Kita akan bingung ke mana kita, Afroca atau Korea. Kemudian, kita akan orang asing berpikir ketika mereka melihat tanda-tanda bahasa Inggris di korea? Mereka harus mulai mengajar bahasa englsh. Bukan hanya itu tetapi, tes dan peningkatan tingkat pengajaran bahasa Inggris. Bagi mereka yang hampir tidak dapat mengatakan sebuah kata untuk orang asing?



Ada cara terbaik untuk menangani hal ini. Mereka yang Tahu itu, menang. Mereka yang tidak, kalah. Tempat itu adalah Real School.



Di Aula Real School,  seorang siswi tengah berpidato perpisahan untuk para siswa dan para guru. “ Ledies and Gentlemen. I’m sincerely honored to have been chosen as representative of our school. When I first arrived here, I couldn’t even spell the word of Donut! However, my English has improved to the point where I can make sentence with foreigners. This is because of the teachers and the curriculum of Real School.  For those who are unsure of which to go to, here’s a helpful tip. Don’t go back and forth form different school, but come to Real School. You won’t regret it! Real School is Real. If you come to Real School you will not be disappointed! Just enjoy your time at REAL SCHOOL. Thank You!.” Semua orang pun bertepuk tangan. Kepala sekolah bangga pada murid-muridnya.

 Setelah semua orang meninggalkan ruangan, seorang siswa masih duduk di bangku. Ia menangis karena ia tidak lulus lagi. Ia adalah Yoon Bong Gil. Bong gil sudah 3 tahun berada di Real School.


Pada sebuah pertemuan, dimana disitu juga ada ibu Do Ji Han seorang pembicara mengtakan “ada siswa yang menjawab semuanya dengan benar ketika ujian  dan tidak bisa ke Harvard. kenapa dia gagal? tidak ada cukup poin untuk lulus esai. ada banyak anak-anak pintar, tapi apa yang diperlukan untuk lulus ujian  ini?  Sebuah pengalaman yang berbeda dan cerita baru! Tidak sederhana namun berbeda secara keseluruhan sebuah ujian”. Ibu Do Ji Han memikirkan sesuatu sejenak.

Setelah pertemuan itu berakhir  Ibu Ji Han mengobrol dengan teman-temannya di sebuah café. Mereka mengatakan :
>>  “Anakku sukarela semua tahun sekolahnya. Anak saya pergi ke negara itu untuk membantu.Jadi, apa                                             yang ji han lakukan untuk esainya?

Apa? Kamu pikir Ji Han ku tidak memiliki apa pun untuk ditulis? Tulisannya sangat baik. Ia keluar sebagai wakil sekolah.” bela ibu Ji han.

> Aku tahu Jihan cerdas! Dia tidak punya teman atau bersosialisasi, tetapi ia memiliki otak yang  cerdas.

>>  Benar. Jihan pasti akan mendapatkan nilai sempurna ketika SAT. Namun, skor SAT bukanlah segalanya.


Di ruang kepala sekolah, guru beserta Kepala Sekolah sedang membicarakan tentang murid di sekolah mereka. Kepala sekolah berencana menjadikan siswa yang tidak pandai dalam bahasa inggris bisa berbahasa inggris dengan baik. mereka memperdebatkan masalah ini. Lalu kepala sekolah menunjukkan kepada guru-guru tentang Real School.



Pertama, Seorang siswa yang melamar kerja ( atau apalah itu) tidak memiliki point yang cukup. Ia hampir dinyatakan tidak diterima tetapi setelah ia menunnjukkan sertifikat yang menyatakan ia siswaReal School ia langsung diterima. 


Kedua, di Harvard University seorang siswa real School tengah berbicara dengan seseorang dari Harvard (entah siapa) begitu ia menunjukkan bahwa ia siswa Real School orang itu terlihat begitu senang dan bangga.


Ketiga, Seorang laki-laki gendut tengah kencan dengan seorang wanita. Ketika wanita itu bertanya “ apakah kau punya rumah? “ ia menjawab “ tidak.” “ Apakah kau punya mobil?”. “ tidak”. “  Kau tidak punya rumah, mobil, untuk apa aku dating kesini?” .”Tunggu, Aku adalah siswa dari Real School”. Lalu wanita itupun memeluknya.



 Kembali lagi ke rapat. Seorang gurutidak setuju dengan usulan itu namun kepala sekolah mengancamnya. Dan akhirnya ia setuju.



Dirumah Do Ji Han, ibunya sedang membujuknya untuk mau sekolah di Real School tapi Ji han menolak ia justru mengatakan bahwa itu adalah sekolah bodoh. Tapi ibunya tidak akan diam saja ia akan tetap membuat Ji han berekolah di real School.

Di sebuah café, ada Dong Ho, Su Yeon, dan Yong Hwa sedang minum. Ketika Yeon sedang minum ada minuman yang tersisa di mulutnya. dan Dong Hoe menegurnya, tapi  Yeon malah menyuruh Dong Ho untuk membersihkannya.

Dong  Ho akan mencium bibir Yeon tapi keburu ada Yong Hwa yang membersihkannya (hehehe gag jadi deh!).


Lalu, Dong ho menerima telepon dari ibunya. Ia beralasan bahwa ia sedang belajar padahal ia sedang ngobrol. Yeon menyuruh Yong Hwa untuk menghidupkan tape recorder agar seolah-olah mereka sedang belajar. Tapi, yong hwa salah memilih suara yang muncul justru lagu. Akibatnya ia dimarahi oleh Yeon dan Dong Ho.

Seorang gadis ( Ju Da Young)  sedang menjual kue beras buatan neneknya. Ia berteriak-teriak. Dia bersama ketiga adiknya. Adik perempuannya mengtakan “ Kak, aku lapar.” Da Young menjawab “ Setelah menjual semua makanannya kita akan beli makanan. Tunggu sebentar lagi.”  Ada seseorang yang memotretnya diam-diam ( mencurigakan ).

Kembali ke café tempat dong ho berada. Yeon masih memarahi Yong Hwa atas kejadian tadi. Yong hwa membahas tentang Real School. Yeon mengatakan bahwa ia pernah mengikuti tes masuk ke Real School tapi ia ditolak. Begitu juga dengan Yong hwa. Lalu, ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang tiba-tiba Yong hwa menemukan sesuatu d internet. Ia melihat foto seorang gadis penjual kue beras . Dan itu adalah Da Young. Ternyata fotonya menyebar di Internet.

Da young tetap berteriak-teriak di pinggir jalan untuk menjajakan dagangannya.  Banyak orang yang memotretnya. Padahal ia sudah melarangnya. Memotret tanpa membeli.

Dari kejauhan ada seorang diatas mobil yang memperhatikannya.  Lalu ia turun dan membeli kue beras Da Young.  Laki-laki itu berkata “ bungkus semuanya”. Betapa kagetnya Da young, tapi ia sangat senang. Tapi, uang yang dibeikan laki-laki itu terlalu besar dan Da young tidak memiliki kembalian.

Laki2 itu bertanya “ mereka adikmu?”.
 “ iya. mereka adikku. Ini adikku ( menunjuk ke gendongan dibelakangnya) umur 100 hari. Dan mereka adik ke 4 dan ke 5. Yang ke 2 dan ke 3 ada dirumah. Yang ke 7 dan ke 8 berada di dalam box bayi. Dan yang ke 9 ada di dalam kandungan.” jawab Da Young.
“ Apa pekerjaan orang tuamu?”
“ Mereka memiliki restoran kecil, tapi lebih banyak lalat daripada pelanggan.”
“ Berputarlah. Apakah kamu mau mendapat lebih banyak uang?”
“ Tentu saja.”
“ Uang yang sangat banyak.”
“Huh.”
“ Percaya padaku.”

Kepala sekolah berniat membuat sedikit perubahan. Salah seorang guru mengusulkan untuk mengawali bagaimana kalau bus sekolah. Tapi itu ditentang oleh guru lain. Ia berpendapat itu terlalu tua. Tapi yang satu lagi setuju ( hah..membingungkan ).

Kim Dong Bum sedang memergoki pacarnya bersama laki-laki lain. Dong Bum marah mengapa pacarnya selingkuh.

Dan wanita itu bilang bahwa ia berselingkuh dengan anak kuliahan itu lebih baik daripada dengan Dong bum yang bodoh. Dan karena itu Dong Bum bertekad akan menjadi anak kuliahan juga.

Dong ho bingung atas perintah ibunya yang menyuruhnya sekolah ke Real School. Ia terus mengeluh.

 Di café, Su yeon dan Yong hwa membicarakan tentang Dong Ho.
“ Tapi kata mereka ibu Dong ho tidak bercanda. Mungkin dia akan benar-benar mengirim Dong Ho ke Real School.” kata Yong hwa.
Tapi Su yeon tidak ingin bepisah dengan Dong ho. Jika itu terjadi Yeon akan mengikutinya pergi ke manapun Dong Ho pergi. Dan Yong hwa senang Karena itu berarti ia bebas. Tetapi, Yeon tidak akan membiarkan itu terjadi. Yong hwa harus ikut juga kemanapun Yeon pergi.  Meskipun Yong hwa tetap bersikeras untuk tidak ikut, tapi tetap saja Yeon tidak mengijinkannya.

Da Young dan adik-adiknya sedang di rumah makan. Adik-adiknya makan dengan lahap.  Ia mensehati adiknya unutk mengikuti kata-kata ibu dan neneknya.
“ Kemana kamu akan pergi?” Tanya adik perempuannya.
“ Ke tempat yang bagus.” jawabnya.
“ Apakah kamu pergi untuk mendapatkan uang?”
“ Iya.Untuk mendapatkan uang.”

Ji han akan berangkat untuk ujian. Ibunya khawatir karena udara sangat dingin. Tapi Ji han mengatakan bahwa ia akan baik-baik saja. Sepertinya ibunya memiliki sebuah rencana untuk Ji han.

Ditengah jalan Ji han tiba-tiba diculik.
Dan ini merupakan rencana Kepala sekolah Real School dan Ibu Ji han.



foto -foto real school





tamra the island

TV Show: Tamra, the Island
Revised romanization: Tamnaneun Doda
Hangul: 탐나는도다
Director: Yun Sang-Ho, Hong Jong-Chan
Writer: Shin Jae-Won, Lee Ji-Hyang, Choi Lee-Rang, Lee Jae-Yun, Jeong Hye-na (comic)
Network: MBC
Episodes: 16
Release Date: August 8 - September 27, 2009
Runtime: Sat. & Sun. 19:55
Language: Korean
Country: South Korea

Cast:

  • Seo woo
  • Im Ju Hwan
  • Pierre de porte
  • Seung min lee
  • Lee sun ho 

3 Pemeran utama TAmra the island :


Behind the cut "tamra the island:











"lucu kan klw lihat behind the scene nya @_@   :D

Lirik lagu suju-U(Can"t stop)


U(Can"t stop)


Cause I can't stop
No I can't stop
Neoreul cheom boge dwe-eosseo
Neol weonhaji anko gyeondilsuga isseulkka
Geureoke chyeoda bojima
Neowa-ui game eul ajik shijak anhaesseo
Na-egeseo tarojeomeul bwa
Neo-ui isanghyeong chaja bwajulteni
Geu namjaga naega dwege haejulteni
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about a girl
Nae uri-ane gadugo shipeo

Ppoyateon uyubit pibu

Ginmeori kkeute nama inneun hyanggiwa
Najimakhan mokssoriro
Nal gonggyeokhani nal igilsun eopseo
Neo-ege boyeojun magic
Ppalgan jangmi soge sumgyeodun banjireul julge
Geu ju-ini niga dwege haejulteni
Cause I can't stop thinking about u girl
Neowa hamkke itkko shipeo
No I can't stop thinking about you girl
Nal yeogi dugo gabeorijima
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about you girl
Nae uri ane gadugoshipeo
Neo-ui natsseon hyanggi-eseo chu-eogeul tteo-ollyeo
Baraboneun geudae nunbichi nae shimjangeul ullyeo
Ji-uryeo haedo soyongeopshi kkeuttto-eopshi
Neoreul hyanghae dallyeo naega geudaereul gatkkesseo
Neoreul gatkki wihaeseo mweodeungeol da geolgo
Jeonbu ilke dwendahaedo
Imi ge-imeun shijakttwaenneungeol jal aradweo
Ije neo-ui namjaneun baro narangeol
Nal weonhago andarage mandeulteni (can't stop)
Cause I can't stop thinking a girl
Neowa hamkke itkko shipeo
No I can't stop thinking about you girl
Nal yeogi dugo gabeorijima
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about you girl
Nae uri-ane gadugo shipeo
Cause I can't stop
No I can't stop
Cause I can't stop

Lirik lagu suju (donghae ft eunhyuk ) -oppa has arrived


oppa has arrived


Ah, Ah, one, two, three. Welcome to the Super Show! Let’s Go~!!
My name is Donghae. Let’s party tonight!!

I make fire in your heart. I am the original woman killer.
Should I seduce you so that I make you write, erase, write, erase text messages
I won’t leave you alone, so that you won’t be able to sleep at night. Don’t think of stopping me, or else you’ll be hurt.

Yes! I’ve got a feeling. Shall we go all night? Whose heart should I play with tonight?
Hey, won’t you take me to funky town
I’m international baby 123 Let’s go

Once I’ve risen yell, oppa oppa. Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties, I’ve risen, oppa, oppa

Wherever there are pretties (Holla)
Go here and there, shawty shawty (Holla)
Everybody calls me oppa. I’m international oppa.
Don’t tell me to go home
because I’m everyone’s oppa.

Yes! Feeling good. Shall I keep going tonight? Whose heart should I play with tonight?
Hey, won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

Once I’ve risen yell, oppa oppa.
Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties,
I’ve risen, oppa, oppa

I say Donghae, you say oppa
Donghae (Oppa) Donghae (Oppa)

I say Eunhyuk, you say oppa
Eunhyuk(Oppa) Eunhyuk (Oppa)

I say Suju, you say oppa
Suju (Oppa) Suju (Oppa)

(1,2,3 Break Down)
(Uh Yeah~~~) Once I’ve risen yell, oppa oppa.
Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties,
I’ve risen, oppa, oppa

—–
h, Ah, 하나,둘,셋. Welcome to the Super Show! Let’s Go~!!
My name is DongHae. Let’s party tonight!! (싸! 싸!)

그대의 마음에 불을 질러(질러) 내가 원조 여자 킬러(킬러)
문자 썼다 지웠다가 썼다 지웠다가 하게 확 꼬셔볼라
밤에 잠 못 자게 미치도록 가만두지 않아 나를 말릴 생각 하지 마라 그러다가 다친다

아싸 삘 받았어 밤새도록 달릴까 누굴 내 맘대로 밤새 불을 지를까
Hey won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

이리저리 이쁜이 있는 곳에 가서(HOLLA) 요리조리 다니면서 Shawty Shawty(HOLLA)
오빠오빠 라고 다 불러 난 국제적인 오빠 집에 가지마 라고 하지마 난 모든 이의 오빠

아싸 기분 좋다 오늘 계속 달릴까 누굴 내 맘대로 밤새 불을 지를까
Hey won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

I say 동해. You say 오빠. 동해 (오빠) 동해 (오빠)
I say 은혁. You say 오빠. 은혁 (오빠) 은혁 (오빠)
I say 슈주. You say 오빠. 슈주 (오빠) 슈주 (오빠)

(1,2,3 Break down)
(Uh yeah~~~) 내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠.
Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar,
이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠

(Uh yeah~~~) 내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠.
Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar,
이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠


Lirik lagu boyfriend-dont touch my girl



 Dont touch my girl

You're my lady You're my lady You're my lady... with you
Jakeunge mwo eottae jjalbeumyeon eottae gwaenchanha gwaenchanha kkotbodeon
Neoya
Yeppeuda yeppeuda namdeul boda soknunsseopdo gilgo ttongbaedo gwiyeowo

Yeppeunda hani yeppeo jyeottnabwa gwaenchanhda hani baram nattnabwa
Dagaanya Ha! Kkeutnange anya Ha! Heeojin ge aniya

*Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Rap>(You're my lady) Tic Toc Uriee siganeun meomchugogogo (you're my lady)
Talk talk danhanmadimandeodeo (you're my lady... with you) wonrae eopsdeon
Geotcheoreom gwaenchanheun geotcheoreom geureohge nan ji nael su eopseo No
No no

Utginda hani jangnan chinabwa jalhanda hani nolraekinabwa
Jaemi eopseo Ha! Gamdungdo eopseo Ha! Ireoneun geo aniya

* Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Nege ippeun geojitmandeulman neul eonwattdeoni
Geojitman cheoreom nan sarajyeottjanha (You are my girl)
Geuriume tto harureul jikye niga uneun geu nalkkaji beoteo
Pyeonhi oge haejugosipeo

Hey yo, Byeol il eoptneun cheokhago itseo byeonham eoptneun cheok hagoitseo
Olgeora mitjanha nugudo nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneulgil aljanha na yeogi itseo

Rap: She's a liar An tteonanda haettjanhayo johattdeon geotdeulman nan
Gieoknayo waeyo
Geudaen eodin gayo nan yeogi ittjanhayo tteonajimayo eotteohge haeya
Salsuittnayo
Gajimayo nal apeuge hajimayo gaseumiapawa beotil sugaeoptjanhayo
Geojitmal irago jangnan ieottdago ppalli malhaeyo... Jebal...





Infinite_ nothing overs

Infinite_ nothing overs

Kamis, 16 Februari 2012

Pianist "Movie KBS"

Diposting oleh zakia_liekks di 22.12 0 komentar
Pianist(KBS movie favorit)



드라마 스페셜 - 피아니스트
Directed by : Moon Joon-ha (문준하)
Screenplay by : Park Eun-yeong-I (박은영)
Cast Han Ji-hye (한지혜), Minho (민호), Choi Philip (최필립),...


"Sinopsis Part 1"
 
 
Cerita dimulai dari perjalanan paman dan Oh Jero yang mengendarai pick up mengangkut sebuah piano. Jero bekerja sebagai teknisi piano. pamannya bertanya, dia jatuh cinta padaku 'kan? Aku merasakan perasaan yang begitu kuat. Apa kau tahu sesuatu tentang wanita?. Jero jawab, Paman, apa kau begitu menyukai wanita?. Ada sesuatu tentang mereka, ya, Aku hidup untuk mengencani mereka, sahut Paman. Jero hanya tertawa dan pamannya minta dibelikan rokok.
Mereka mampir di sebuah kedai untuk membeli rokok. Jero yang sedang makan es krim, tiba-tiba saja ditabrak oleh seorang wanita, recehannya pun jatuh. wanita itu membeli sepasang stocking dan masuk ke bagian belakang kedai untuk memakainya. Jero yang sedang mengambil uang recehannya yang jatuh, tak sengaja melihat wanita yang sedang memakai stocking itu. Ia terpana(melongo maksudnya).

Wanita itu merasa dilihatin, trus melihat Jero dan bergegas keluar dari kedai. Jero pun segera keluar, kembali ke mobilnya. Pamannya nanya, mana rokoknya? Jero diam saja, trus Pamannya berteriak minta rokok.

Wanita tadi sepanjang jalan berlari untuk segera sampai di sekolah. Wanita itu bernama Yoon Insa. Ia menunggu lampu merah mau menyeberang jalan. Tanpa disadarinya, Jero juga lewat situ, berhenti karena lampu merah dan masih berkutat dengan pamannya yang minta rokok.


Di sekolah, Insa sedang berjalan bersama wakasek. Wakasek itu bilang kalo kontrak Insa di sekolah itu akan segera berakhir dan tak pasti diperbarui lagi. Ia juga bilang kenapa Insa membuat para orang tua wali komplain. Insa pun hanya menjawab ya dan ya. Wakasek melanjutkan, akhir-akhir ini banyak anak-anak yang tidak mengambil sampah mereka di koridor. Wakasek pun harus mengambil sampah-sampah tersebut, dan wakasek tampak kesakitan saat membungkuk ngambil sampah. melihat hal itu, Insa menawarkan diri untuk mengambili sampah-sampah di koridor. Ada anak-anak yang melihatnya terus menyapanya. Tiba-tiba ponselnya berdering, dan Jung Woo pacarnya menelepon.

Insa dan pacarnya dinner di sebuah resto. Jung woo bilang kalo pemilik resto begitu menyukai piano. Insa bilang, aku tahu, impianku adalah menjadi seorang pianist. Jung Woo nanya kenapa kamu menyerah?. Kau tahu, aku tak berbakat dan tak punya uang. Jung woo bilang, akan menarik jika Insa bisa mulai belajar dan yakin kalo dia akan berhasil. Lalu kenapa tidak dicoba?. Insa bilang sudah terlambat, tahun depan dia akan berusia 30 tahun.

Jung woo menarik keluar sebuah kotak kecil dan memberikannya pada Insa. Ia meminta ma'af pada Insa bahwa dia tidak bisa menemaninya saat ulang tahun Insa. Insa mengambil kotak itu dan sedikit berharap itu cincin (sepertinya, kalo ngeliat ekspresinya). Begitu dibuka, jeng jeng, ternyata isinya anting. Insa sedikit kecewa.Di mobil, Jung woo bilang kalo dia gak bisa nganter Insa pulang karena dapat telefon dari RS. Insa bilang tak apa. Jung woo bilang kalo dia akan ada di Boston selama satu bulan untuk melaksanakan penelitian dengan profesor Park. Insa mengerti lalu keluar dari mobil. kemudian dia balik masuk lagi dan tanya ke Jung Woo, bagaimana dengan hubungan mereka? ia menegaskan tentang pernikahan.

Jung woo bilang untuk bersabar sebentar. Dia bilang kalo ortunya merancang sebuah perjodohan untuknya dengan seorang dokter dan sepertinya dia tak bisa menolak. Dia meminta Insa agar memahami situasinya tapi dia yakin ortunya akansegera menyerah. Insa bilang menyerah? Aku seperti perampok. Kenapa aku harus mengharapkanmu dan orang tuamu? ayo kita akhiri saja. Kita putus. Lalu Insa keluar dari mobil dan jungwoo mengejarnya.

Jung woo bilang kita sudah pacaran 5 tahun. Masa-masa kita bersama selama ini apa tak berharga bagimu. Insa bilang tidak begitu berharga, menunggumu, aku seperti idiot, begitu bodoh dan buang-buang waktu. Jung woo bilang kau pikir ini tak berat bagiku, baiklah kita putus, dan segera kembali ke mobil, pergi. Insa yang jalan kaki sadar kalo tasnya masih di mobil Jung woo. Terus dia teriak-teriak biar Jung woo berhenti sampai ngelempar kedua sepatunya ke mobil Jung woo. Jung woo trus jalan tak menggubrisnya. Insa nangis sambil teriak-teriak dan makin nagis lagi pas liat sepatunya dilindes pick up.

Sopir pick up turun, dan itu adalah Jero. Dia memberi tumpangan pada Insa yang gak pake sepatu. Di mobil, Insa menelepon seseorang mengabarkan kalo dia ada di mobil Jero dan bilang kalo terjadi sesuatu pada dirinya, segera telefon polisi. Insa nanya ke Jero, apa dia teknisi piano?. Jero bilang ya. Jero bingung di mobil, dan akhirnya nyetel radio. Terdengar suara yang begitu sedih, jadi dia matikan radionya. Insa menghidupkan lagi radionya dan mendengarkan sambil meratapi nasibnya.

Begitu sampai di depan rumah, jJero mengambil sesuatu didasbor depan Insa. Insa sedikit kaget, mengira Jero ngapain. Ternyata Jero ngambil kain dan staples, lalu membuatkan sepatu untuk Insa. Insa bilang sepatunya bagus dan berterimakasih. Terima kasih, serona piano-ssi. Jero melihat Insa pergi.
 
 " Pianist PArt 2"
Seusai mengantar Insa, Jero segera pergi ke sebuah tempat yang memanggilnya untuk memperbaiki piano. Ternyata tempat itu adalah resto dimana Insa dan Jung woo dinner bareng. Manajer resto mendatangi Jero dan tanya kenapa terlambat?. Jero mengatakan ada sesuatu yang harus diselesaikannya tadi. manajer melanjutkan bahwa pianonya tidak beres dan pianist mereka hanya mempercayai Jero untuk memperbaikinya. Lalu ia bilang harus pergi karena mau makan dengan anaknya. Jero mengerti dan setelah manajer pergi ia mulai memperbaiki piano.
Setelah selesai, Jero memandang ke sekelilingnya, ternyata tidak ada orang. Ia pun memainkan piano tersebut dan hasilnya benar-benar daebak. Kelihatan kalo dia sungguh mahir main Piano.
Di rumah, saat Jero sedang memperbaiki piano, pamannya datang. Pamannya bilang sebagai anak sma yang dropped out di tahun keduanya, kupikir kau perlu menjalani student day untuk belajar bagaimana mengencani seorang gadis.

Anak sma berkencan di kampus. Kau sudah berusia 21 tahun. Bagaimana bisa kau jadi begini?. Jero menjawab, Kampus? itu hanyalah halaman sekolah saja. Pamannya jawab kalo kampus atau halaman sekolah sama saja artinya. Hidupmu akan berjalan mulus tanpa ayahmu. Jero hanya bilang, lagi. Paman melanjutkan, kau akan lulus sma seperti yang lainnya, siapa tahu kau bisa kuliah. Lalu paman meminta Jero untuk memainkan pianonya, yang bagian Jang Yoonjung. melihat Jero tidak menggubrisnya, Paman bilang kalo lebih baik dia memukul balok untuk menari, lalu pergi.

Setelah paman pergi, Jero mendapat telefon dari Insa untuk datang ke sekolah tempat Insa mengajar. Insa memintanya untuk memperbaiki piano dan tanya kapan kira-kira selesainya. Jero bilang mungkin besok. Lalu, salah satu murid Insa masuk, dan mereka pun mulai berlatih. Anak tersebut beberapa kali membuat kesalahan dan bilang pada Insa kenapa tidak menyadari kesalahan yang dibuatnya. Ia juga bilang kalo Insa bukan guru yang baik. Insa bilang karena terlalu banyak kesalahan yang dibuat anak itu, ia tidak bisa menegurnya terus-terusan. akhirnya Insa menyudahi latihan mereka hari itu.

Keesokannya, Jero sedang bersiap-siap mau pergi ke sekolah. Pamannya bilang dulu saat sekolah, Jero gak pernah berangkat sekolah, tapi sekarang Jero malah tiap hari pergi ke sekolah. Dia juga tanya ada apa dengan rambut Jero. Rambut Jero klimis soalnya. Jero merapikan rambutnya.

Di sekolah, Jero melihat Insa sedang ditegur oleh wakasek. wakasek bilang apa Insa mau dipecat?Mengajar tanpa perencanaan? Insa menjawab kalo muridnya belum cukup baik untuk latihan Czerny 40. Wakasek malah bilang, kalo murid-murid sudah belajar selama dua tahun masa belum bisa, itu artinya kesalahan gurunya. Ini akan jadi evaluasi bagimu, kata wakasek dan pergi.
Anak yang kemarin berlatih lagi dan membuka buku musiknya dibagian chopin. Insa bilang kalo dia tidak bisa melakukannya. Anak itu jawab, bukan dia yang akan memainkannya melainkan Insa. Ia juga mengatakan bahwa ia akan merekam permainan piano Insa karena ibunya ingin tahu seberapa bagus permainan piano Insa. Insa tertohok. kemudian Insa bilang kalo seorang pianist juga perlu berlatih. Anak itu memandangnya untuk menegaskan bahwa Insa harus memainkannya. Insa pun memainkannya. Namun hasilnya tidak bagus. Anak itu bilang kalo dia akan keluar kelas, karena mungkin Insa tidak bisa melakukannya dengan baik karena ada orang melihatnya.


Insa tertohok. kemudian Insa bilang kalo seorang pianist juga perlu berlatih. Anak itu memandangnya untuk menegaskan bahwa Insa harus memainkannya. Insa pun memainkannya. Namun hasilnya tidak bagus. Anak itu bilang kalo dia akan keluar kelas, karena mungkin Insa tidak bisa melakukannya dengan baik karena ada orang melihatnya.Di luar anak itu menguping di balik pintu bersama seorang temannya. Temannya bilang kalo Insa gak bakal bisa memainkannya. Di dalam kelas, Jero melihat Insa, dan memainkan piano menggantikan Insa dengan menakjubkan. Insa pun takjub. Kedua anak yang diluar pun bilang daebak, bahkan semua guru yang sedang berada di kelas samping pun ikut takjub mendengar permainan piano tersebut. mereka semua berkumpul di depan pintu. begitu suara piano tidak terdengar lagi, mereka membuka pintu dan melihat Insa sedang duduk di depan piano, seakan Insa-lah yang memainkannya. tanpa sepengetahuan mereka, ternyata Jero yang sebenarnya memainkan piano itu sedang jongkok di bawah piano. hahaha. Nice boy. "Pianist Part 3"

Setelah Jero memainkan piano dan membuat semua siswa dan guru terpesona, ia dan Insa keluar. di luar Insa memperkenalkan dirinya dan bertanya apa Jero belajar piano dan menyukai chopin. insa mengatakan bahwa chopin-lah yang membuatnya ingin belajar piano. Jero bilang kalo dia main piano hanya untuk kesenangan saja. Insa lalu bilang bahawa Jaro beruntung karena dia adalah salah seorang yang punya bakat dalam piano. Mungkin hanya Insa-lah yang tidak berbakat. lalu Insa tanya, apa Jeri bisa memperbaiki piano yang sudah sangat tua?

Insa sedang merapikan rumahnya, dan bel berbunyi, ternyata Jero yang datang untuk melihat piano tua Insa. saat menekan salah satu tuts, ada tuts yang tidak bunyi. Insa tanya apa jero nggak bisa memperbaikinya? Jero bilang kalo dia akan mencobanya. Di bengkel piano, paman Jero bilang selama 20 tahun dia jadi tukang service piano di Incheon, belum pernah dia melihat piano serusak itu. Jeri bilang kalo mereka bisa memperbaikinya dengan mengganti beberapa bagian. Pamannya hanya menganga dan bilang kalo Jero bukan memperbaiki piano tapi membuat piano.

Insa mendapat pesan dari agen asuransi yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya. setelah itu, ponselnya kembali berdering. Jero menelfonnya dan dengan sedikit ragu, mengajak Insa makan Jajangmyeon. Jero setengah berharap Insa menolaknya, namun Insa menerima tawarannya. Di kedai, Jero makan dengan lahap (kayak orang kelaparan), Insa memandanginya lalu bilang kalo ada sesuatu di pipi Jero (cemot), Jero tak berhasil menghapusnya, lalu Insa membantu membersihkannya dengan tisu. Jero megangin pipi yang tadi dibersihkan.

Setelah itu mereka jalan-jalan. Insa tanya berapa usia Jero. Jero bilang usianya 25 dan Insa bilang kalo usianya 26. Jero lalu bilang kalo sebenarnya usia juga 26 karena orang tuanya salah mendaftarkan tanggal lahirnya. Insa lalu cerita kalo dia ingin menjadi seorang pianist. namun, gadis miskin sepertinya tidak akan mungkin mendapat kesempatan itu. akhirnya dia memutuskan untuk menjadi guru yang baik. ia juga bilang kalo dia bukan pegawai tetap dan tanya apa yang Jero cita-citakan. Jero hanya ingin hidup tidak seperti ayahnya. Insa lalu bilang kalo harini dia berulang tahun.

Jero mengajak Insa ke gudang, disana ada piano. Jero memainkannya dan itu adalah hadiah ulang tahun untuk Insa darinya. setelah memainkannya, Jero bilang kalo Insa adalah orang pertama yang mendengarnya main piano. Insa ternyata menangis terharu. saat ditanya kenapa sama Jero, insa tidak mengatakan apa-apa, lalu Jero menciumnya. Insa pun bilang kalo sebenarnya usianya bukan 26, dan jero pun mengaku kalo sebenarnya usianya bukan 25.

lalu mereka pulang dengan perasaan lebih bahagia. saat mau tidur Jero teringat-ingat sama kejadian tadi. haha.








Sinopsis Real school

Diposting oleh zakia_liekks di 21.48 0 komentar
Episode 1

Jika kita pergi ke Afrika dan semua tanda-tanda itu di korea, apa yang akan rasanya? Kita akan bingung ke mana kita, Afroca atau Korea. Kemudian, kita akan orang asing berpikir ketika mereka melihat tanda-tanda bahasa Inggris di korea? Mereka harus mulai mengajar bahasa englsh. Bukan hanya itu tetapi, tes dan peningkatan tingkat pengajaran bahasa Inggris. Bagi mereka yang hampir tidak dapat mengatakan sebuah kata untuk orang asing?



Ada cara terbaik untuk menangani hal ini. Mereka yang Tahu itu, menang. Mereka yang tidak, kalah. Tempat itu adalah Real School.



Di Aula Real School,  seorang siswi tengah berpidato perpisahan untuk para siswa dan para guru. “ Ledies and Gentlemen. I’m sincerely honored to have been chosen as representative of our school. When I first arrived here, I couldn’t even spell the word of Donut! However, my English has improved to the point where I can make sentence with foreigners. This is because of the teachers and the curriculum of Real School.  For those who are unsure of which to go to, here’s a helpful tip. Don’t go back and forth form different school, but come to Real School. You won’t regret it! Real School is Real. If you come to Real School you will not be disappointed! Just enjoy your time at REAL SCHOOL. Thank You!.” Semua orang pun bertepuk tangan. Kepala sekolah bangga pada murid-muridnya.

 Setelah semua orang meninggalkan ruangan, seorang siswa masih duduk di bangku. Ia menangis karena ia tidak lulus lagi. Ia adalah Yoon Bong Gil. Bong gil sudah 3 tahun berada di Real School.


Pada sebuah pertemuan, dimana disitu juga ada ibu Do Ji Han seorang pembicara mengtakan “ada siswa yang menjawab semuanya dengan benar ketika ujian  dan tidak bisa ke Harvard. kenapa dia gagal? tidak ada cukup poin untuk lulus esai. ada banyak anak-anak pintar, tapi apa yang diperlukan untuk lulus ujian  ini?  Sebuah pengalaman yang berbeda dan cerita baru! Tidak sederhana namun berbeda secara keseluruhan sebuah ujian”. Ibu Do Ji Han memikirkan sesuatu sejenak.

Setelah pertemuan itu berakhir  Ibu Ji Han mengobrol dengan teman-temannya di sebuah café. Mereka mengatakan :
>>  “Anakku sukarela semua tahun sekolahnya. Anak saya pergi ke negara itu untuk membantu.Jadi, apa                                             yang ji han lakukan untuk esainya?

Apa? Kamu pikir Ji Han ku tidak memiliki apa pun untuk ditulis? Tulisannya sangat baik. Ia keluar sebagai wakil sekolah.” bela ibu Ji han.

> Aku tahu Jihan cerdas! Dia tidak punya teman atau bersosialisasi, tetapi ia memiliki otak yang  cerdas.

>>  Benar. Jihan pasti akan mendapatkan nilai sempurna ketika SAT. Namun, skor SAT bukanlah segalanya.


Di ruang kepala sekolah, guru beserta Kepala Sekolah sedang membicarakan tentang murid di sekolah mereka. Kepala sekolah berencana menjadikan siswa yang tidak pandai dalam bahasa inggris bisa berbahasa inggris dengan baik. mereka memperdebatkan masalah ini. Lalu kepala sekolah menunjukkan kepada guru-guru tentang Real School.



Pertama, Seorang siswa yang melamar kerja ( atau apalah itu) tidak memiliki point yang cukup. Ia hampir dinyatakan tidak diterima tetapi setelah ia menunnjukkan sertifikat yang menyatakan ia siswaReal School ia langsung diterima. 


Kedua, di Harvard University seorang siswa real School tengah berbicara dengan seseorang dari Harvard (entah siapa) begitu ia menunjukkan bahwa ia siswa Real School orang itu terlihat begitu senang dan bangga.


Ketiga, Seorang laki-laki gendut tengah kencan dengan seorang wanita. Ketika wanita itu bertanya “ apakah kau punya rumah? “ ia menjawab “ tidak.” “ Apakah kau punya mobil?”. “ tidak”. “  Kau tidak punya rumah, mobil, untuk apa aku dating kesini?” .”Tunggu, Aku adalah siswa dari Real School”. Lalu wanita itupun memeluknya.



 Kembali lagi ke rapat. Seorang gurutidak setuju dengan usulan itu namun kepala sekolah mengancamnya. Dan akhirnya ia setuju.



Dirumah Do Ji Han, ibunya sedang membujuknya untuk mau sekolah di Real School tapi Ji han menolak ia justru mengatakan bahwa itu adalah sekolah bodoh. Tapi ibunya tidak akan diam saja ia akan tetap membuat Ji han berekolah di real School.

Di sebuah café, ada Dong Ho, Su Yeon, dan Yong Hwa sedang minum. Ketika Yeon sedang minum ada minuman yang tersisa di mulutnya. dan Dong Hoe menegurnya, tapi  Yeon malah menyuruh Dong Ho untuk membersihkannya.

Dong  Ho akan mencium bibir Yeon tapi keburu ada Yong Hwa yang membersihkannya (hehehe gag jadi deh!).


Lalu, Dong ho menerima telepon dari ibunya. Ia beralasan bahwa ia sedang belajar padahal ia sedang ngobrol. Yeon menyuruh Yong Hwa untuk menghidupkan tape recorder agar seolah-olah mereka sedang belajar. Tapi, yong hwa salah memilih suara yang muncul justru lagu. Akibatnya ia dimarahi oleh Yeon dan Dong Ho.

Seorang gadis ( Ju Da Young)  sedang menjual kue beras buatan neneknya. Ia berteriak-teriak. Dia bersama ketiga adiknya. Adik perempuannya mengtakan “ Kak, aku lapar.” Da Young menjawab “ Setelah menjual semua makanannya kita akan beli makanan. Tunggu sebentar lagi.”  Ada seseorang yang memotretnya diam-diam ( mencurigakan ).

Kembali ke café tempat dong ho berada. Yeon masih memarahi Yong Hwa atas kejadian tadi. Yong hwa membahas tentang Real School. Yeon mengatakan bahwa ia pernah mengikuti tes masuk ke Real School tapi ia ditolak. Begitu juga dengan Yong hwa. Lalu, ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang tiba-tiba Yong hwa menemukan sesuatu d internet. Ia melihat foto seorang gadis penjual kue beras . Dan itu adalah Da Young. Ternyata fotonya menyebar di Internet.

Da young tetap berteriak-teriak di pinggir jalan untuk menjajakan dagangannya.  Banyak orang yang memotretnya. Padahal ia sudah melarangnya. Memotret tanpa membeli.

Dari kejauhan ada seorang diatas mobil yang memperhatikannya.  Lalu ia turun dan membeli kue beras Da Young.  Laki-laki itu berkata “ bungkus semuanya”. Betapa kagetnya Da young, tapi ia sangat senang. Tapi, uang yang dibeikan laki-laki itu terlalu besar dan Da young tidak memiliki kembalian.

Laki2 itu bertanya “ mereka adikmu?”.
 “ iya. mereka adikku. Ini adikku ( menunjuk ke gendongan dibelakangnya) umur 100 hari. Dan mereka adik ke 4 dan ke 5. Yang ke 2 dan ke 3 ada dirumah. Yang ke 7 dan ke 8 berada di dalam box bayi. Dan yang ke 9 ada di dalam kandungan.” jawab Da Young.
“ Apa pekerjaan orang tuamu?”
“ Mereka memiliki restoran kecil, tapi lebih banyak lalat daripada pelanggan.”
“ Berputarlah. Apakah kamu mau mendapat lebih banyak uang?”
“ Tentu saja.”
“ Uang yang sangat banyak.”
“Huh.”
“ Percaya padaku.”

Kepala sekolah berniat membuat sedikit perubahan. Salah seorang guru mengusulkan untuk mengawali bagaimana kalau bus sekolah. Tapi itu ditentang oleh guru lain. Ia berpendapat itu terlalu tua. Tapi yang satu lagi setuju ( hah..membingungkan ).

Kim Dong Bum sedang memergoki pacarnya bersama laki-laki lain. Dong Bum marah mengapa pacarnya selingkuh.

Dan wanita itu bilang bahwa ia berselingkuh dengan anak kuliahan itu lebih baik daripada dengan Dong bum yang bodoh. Dan karena itu Dong Bum bertekad akan menjadi anak kuliahan juga.

Dong ho bingung atas perintah ibunya yang menyuruhnya sekolah ke Real School. Ia terus mengeluh.

 Di café, Su yeon dan Yong hwa membicarakan tentang Dong Ho.
“ Tapi kata mereka ibu Dong ho tidak bercanda. Mungkin dia akan benar-benar mengirim Dong Ho ke Real School.” kata Yong hwa.
Tapi Su yeon tidak ingin bepisah dengan Dong ho. Jika itu terjadi Yeon akan mengikutinya pergi ke manapun Dong Ho pergi. Dan Yong hwa senang Karena itu berarti ia bebas. Tetapi, Yeon tidak akan membiarkan itu terjadi. Yong hwa harus ikut juga kemanapun Yeon pergi.  Meskipun Yong hwa tetap bersikeras untuk tidak ikut, tapi tetap saja Yeon tidak mengijinkannya.

Da Young dan adik-adiknya sedang di rumah makan. Adik-adiknya makan dengan lahap.  Ia mensehati adiknya unutk mengikuti kata-kata ibu dan neneknya.
“ Kemana kamu akan pergi?” Tanya adik perempuannya.
“ Ke tempat yang bagus.” jawabnya.
“ Apakah kamu pergi untuk mendapatkan uang?”
“ Iya.Untuk mendapatkan uang.”

Ji han akan berangkat untuk ujian. Ibunya khawatir karena udara sangat dingin. Tapi Ji han mengatakan bahwa ia akan baik-baik saja. Sepertinya ibunya memiliki sebuah rencana untuk Ji han.

Ditengah jalan Ji han tiba-tiba diculik.
Dan ini merupakan rencana Kepala sekolah Real School dan Ibu Ji han.
Diposting oleh zakia_liekks di 03.27 0 komentar

Diposting oleh zakia_liekks di 03.16 0 komentar

foto -foto real school

Diposting oleh zakia_liekks di 03.11 0 komentar




tamra the island

Diposting oleh zakia_liekks di 03.02 0 komentar
TV Show: Tamra, the Island
Revised romanization: Tamnaneun Doda
Hangul: 탐나는도다
Director: Yun Sang-Ho, Hong Jong-Chan
Writer: Shin Jae-Won, Lee Ji-Hyang, Choi Lee-Rang, Lee Jae-Yun, Jeong Hye-na (comic)
Network: MBC
Episodes: 16
Release Date: August 8 - September 27, 2009
Runtime: Sat. & Sun. 19:55
Language: Korean
Country: South Korea

Cast:
  • Seo woo
  • Im Ju Hwan
  • Pierre de porte
  • Seung min lee
  • Lee sun ho 

3 Pemeran utama TAmra the island :


Behind the cut "tamra the island:











"lucu kan klw lihat behind the scene nya @_@   :D

Lirik lagu suju-U(Can"t stop)

Diposting oleh zakia_liekks di 02.14 0 komentar

U(Can"t stop)


Cause I can't stop
No I can't stop
Neoreul cheom boge dwe-eosseo
Neol weonhaji anko gyeondilsuga isseulkka
Geureoke chyeoda bojima
Neowa-ui game eul ajik shijak anhaesseo
Na-egeseo tarojeomeul bwa
Neo-ui isanghyeong chaja bwajulteni
Geu namjaga naega dwege haejulteni
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about a girl
Nae uri-ane gadugo shipeo

Ppoyateon uyubit pibu

Ginmeori kkeute nama inneun hyanggiwa
Najimakhan mokssoriro
Nal gonggyeokhani nal igilsun eopseo
Neo-ege boyeojun magic
Ppalgan jangmi soge sumgyeodun banjireul julge
Geu ju-ini niga dwege haejulteni
Cause I can't stop thinking about u girl
Neowa hamkke itkko shipeo
No I can't stop thinking about you girl
Nal yeogi dugo gabeorijima
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about you girl
Nae uri ane gadugoshipeo
Neo-ui natsseon hyanggi-eseo chu-eogeul tteo-ollyeo
Baraboneun geudae nunbichi nae shimjangeul ullyeo
Ji-uryeo haedo soyongeopshi kkeuttto-eopshi
Neoreul hyanghae dallyeo naega geudaereul gatkkesseo
Neoreul gatkki wihaeseo mweodeungeol da geolgo
Jeonbu ilke dwendahaedo
Imi ge-imeun shijakttwaenneungeol jal aradweo
Ije neo-ui namjaneun baro narangeol
Nal weonhago andarage mandeulteni (can't stop)
Cause I can't stop thinking a girl
Neowa hamkke itkko shipeo
No I can't stop thinking about you girl
Nal yeogi dugo gabeorijima
Cause I can't stop thinking about u girl
Neol naekkeoro mandeulgeoya
No I can't stop thinking about you girl
Nae uri-ane gadugo shipeo
Cause I can't stop
No I can't stop
Cause I can't stop

Lirik lagu suju (donghae ft eunhyuk ) -oppa has arrived

Diposting oleh zakia_liekks di 02.11 0 komentar

oppa has arrived


Ah, Ah, one, two, three. Welcome to the Super Show! Let’s Go~!!
My name is Donghae. Let’s party tonight!!

I make fire in your heart. I am the original woman killer.
Should I seduce you so that I make you write, erase, write, erase text messages
I won’t leave you alone, so that you won’t be able to sleep at night. Don’t think of stopping me, or else you’ll be hurt.

Yes! I’ve got a feeling. Shall we go all night? Whose heart should I play with tonight?
Hey, won’t you take me to funky town
I’m international baby 123 Let’s go

Once I’ve risen yell, oppa oppa. Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties, I’ve risen, oppa, oppa

Wherever there are pretties (Holla)
Go here and there, shawty shawty (Holla)
Everybody calls me oppa. I’m international oppa.
Don’t tell me to go home
because I’m everyone’s oppa.

Yes! Feeling good. Shall I keep going tonight? Whose heart should I play with tonight?
Hey, won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

Once I’ve risen yell, oppa oppa.
Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties,
I’ve risen, oppa, oppa

I say Donghae, you say oppa
Donghae (Oppa) Donghae (Oppa)

I say Eunhyuk, you say oppa
Eunhyuk(Oppa) Eunhyuk (Oppa)

I say Suju, you say oppa
Suju (Oppa) Suju (Oppa)

(1,2,3 Break Down)
(Uh Yeah~~~) Once I’ve risen yell, oppa oppa.
Tokyo, London, new York, Paris, oppa oppa
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, gather pretties,
I’ve risen, oppa, oppa

—–
h, Ah, 하나,둘,셋. Welcome to the Super Show! Let’s Go~!!
My name is DongHae. Let’s party tonight!! (싸! 싸!)

그대의 마음에 불을 질러(질러) 내가 원조 여자 킬러(킬러)
문자 썼다 지웠다가 썼다 지웠다가 하게 확 꼬셔볼라
밤에 잠 못 자게 미치도록 가만두지 않아 나를 말릴 생각 하지 마라 그러다가 다친다

아싸 삘 받았어 밤새도록 달릴까 누굴 내 맘대로 밤새 불을 지를까
Hey won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

이리저리 이쁜이 있는 곳에 가서(HOLLA) 요리조리 다니면서 Shawty Shawty(HOLLA)
오빠오빠 라고 다 불러 난 국제적인 오빠 집에 가지마 라고 하지마 난 모든 이의 오빠

아싸 기분 좋다 오늘 계속 달릴까 누굴 내 맘대로 밤새 불을 지를까
Hey won’t you take me to funky town
I’m international Baby 123 Let’s go

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠. Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠.
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar, 이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠.

I say 동해. You say 오빠. 동해 (오빠) 동해 (오빠)
I say 은혁. You say 오빠. 은혁 (오빠) 은혁 (오빠)
I say 슈주. You say 오빠. 슈주 (오빠) 슈주 (오빠)

(1,2,3 Break down)
(Uh yeah~~~) 내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠.
Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar,
이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠

(Uh yeah~~~) 내가 떴다하면 다 외쳐 오빠, 오빠.
Tokyo, London, New York, Paris, 오빠, 오빠
I’m so cool, I’m so cool, Party like a superstar,
이쁜이들 다 모여라 떴다 오빠, 오빠


Lirik lagu boyfriend-dont touch my girl

Diposting oleh zakia_liekks di 01.57 0 komentar


 Dont touch my girl

You're my lady You're my lady You're my lady... with you
Jakeunge mwo eottae jjalbeumyeon eottae gwaenchanha gwaenchanha kkotbodeon
Neoya
Yeppeuda yeppeuda namdeul boda soknunsseopdo gilgo ttongbaedo gwiyeowo

Yeppeunda hani yeppeo jyeottnabwa gwaenchanhda hani baram nattnabwa
Dagaanya Ha! Kkeutnange anya Ha! Heeojin ge aniya

*Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Rap>(You're my lady) Tic Toc Uriee siganeun meomchugogogo (you're my lady)
Talk talk danhanmadimandeodeo (you're my lady... with you) wonrae eopsdeon
Geotcheoreom gwaenchanheun geotcheoreom geureohge nan ji nael su eopseo No
No no

Utginda hani jangnan chinabwa jalhanda hani nolraekinabwa
Jaemi eopseo Ha! Gamdungdo eopseo Ha! Ireoneun geo aniya

* Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Nege ippeun geojitmandeulman neul eonwattdeoni
Geojitman cheoreom nan sarajyeottjanha (You are my girl)
Geuriume tto harureul jikye niga uneun geu nalkkaji beoteo
Pyeonhi oge haejugosipeo

Hey yo, Byeol il eoptneun cheokhago itseo byeonham eoptneun cheok hagoitseo
Olgeora mitjanha nugudo nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneulgil aljanha na yeogi itseo

Rap: She's a liar An tteonanda haettjanhayo johattdeon geotdeulman nan
Gieoknayo waeyo
Geudaen eodin gayo nan yeogi ittjanhayo tteonajimayo eotteohge haeya
Salsuittnayo
Gajimayo nal apeuge hajimayo gaseumiapawa beotil sugaeoptjanhayo
Geojitmal irago jangnan ieottdago ppalli malhaeyo... Jebal...





Song

Popular Posts

Template by:

Free Blog Templates